Wednesday, April 8, 2020

5 Tarian Tradisional Dari Korea Selatan

Tarian tradisional Korea bervariasi dan beragam, tetapi dapat dibagi menjadi tiga kelompok: jakbeop (tarian upacara Buddha), jeongjae (tarian istana), dan tarian rakyat. Tarian telah dipertunjukkan di acara-acara besar nasional dan keagamaan di Korea sejak sekitar 900AD. Tarian istana berkembang sekitar tahun 1392 dengan instalasi budaya kerajaan, dan ditarikan di jamuan makan nasional dan perayaan serta untuk pejabat asing. Sebagian besar tarian istana memuji kekhidmatan dan pentingnya keluarga kerajaan, dan ditandai dengan kostum yang indah dan perpaduan artistik yang kuat. Tarian rakyat Korea, di sisi lain, berkembang seiring dengan peningkatan perdagangan dan industri, pada awal 1900-an. Mereka mengekspresikan kehidupan dan emosi orang-orang biasa dan sering memberikan komentar dan mengkritik masyarakat saat itu.

1. Tari Seungmu

Seungmu adalah tarian tradisional Korea yang awalnya ditarikan oleh para biksu. Ini adalah salah satu tarian tradisional Korea yang paling terkenal dan ditetapkan sebagai aset budaya tak berwujud penting Korea Selatan nomor 27 pada tahun 1969.

2. SeungJeonmu Dance

Tarian khas Korea Selatan berikutnya adalah tarian Seung-jeonmu. SeungJeonmu adalah sejenis tarian prajurit untuk menghormati dewa bumi. Tarian ini telah muncul sekitar 2000 tahun yang lalu dan biasanya diadakan ketika orang Korea pergi berperang. Sosok tari menjadi sangat populer ketika tokoh bersejarah Korea Selatan Jenderal Laksamana Yi Shun Shin selama Kerajaan Joseon memerintahkan tentaranya untuk menari SeungJeonmu saat akan berperang.

3. Tari Hallyangmu

Hallyangmu adalah tarian tradisional rakyat Korea yang menampilkan kehidupan bangsawan Dinasti Joseon. Pada awalnya tarian ini dipertunjukkan dalam pertunjukan panggung kelompok akrobat bagi orang-orang miskin. Namun, ketika kelompok penghibur ini menghilang, tarian hallyang mulai dipertunjukkan untuk orang dewasa saja. Sejak 1910, hallyangmu sering ditampilkan di rumah-rumah hiburan gisaeng dan pesta.

Tarian ini berakar dalam kehidupan hallyangs bahagia di masa lalu sehingga tidak ada struktur yang tetap. Hallyang adalah sekelompok pemuda idle (bangsawan Joseon) yang hanya menghabiskan waktu dengan bersenang-senang dan bersenang-senang. Tema berkisar dari kehidupan sehari-hari dan kisah-kisah cinta hallyang dimainkan oleh karakter bangsawan, pejabat tingkat bawah, biarawan dan gisaeng.

4. Tari Cheoyongmu

Tarian tradisional khas Korea Selatan berikutnya adalah Cheoyongmu. Tarian Tradisional ini adalah sejenis tarian topeng yang sering dipertunjukan di istana untuk menolak bala bantuan dan meminta berkah kepada para dewa. Tarian ini identik dengan penggunaan topeng Cheoyong merah dengan senyum ramah dan gigi putih.

5. Tari Buchaaechum

Tarian ini juga disebut tarian kipas. Para penari Buchaaechum menggunakan kipas yang indah dengan ornamen gambar peony. Tarian ini awalnya dimaksudkan untuk memperingati upacara pemujaan para dewa, tetapi sekarang tarian ini telah dipentaskan di berbagai acara tahunan, festival, dan juga acara-acara kenegaraan. Ciri khas kekhasan tarian Buchaechum ini adalah adanya formasi melingkar yang rapi. Para penari kemudian menggunakan kipas angin untuk membentuk gerakan gelombang, terbang kupu-kupu, obaklaut, bunga, dan banyak lagi.

No comments:

Post a Comment

Sejarah Dari Terciptanya Tarian

Tarian, gerakan tubuh secara ritmis, biasanya ke musik dan di dalam ruang tertentu, untuk tujuan mengekspresikan ide atau emosi, melepaska...